apa itu penyakit kista dan penyebab

Pengertian dan Penyebab Penyakit Kista

Apa itu Penyakit Kista dan Penyebab Terjadinya Kista?

 

Kista bisa tumbuh di mana ? itulah pertanyaan yang seringkali muncul karena mewaspadai munculnya benjolan atau gejala yang di rasakan oleh sebagian orang. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai kista dan dimana kista bisa tumbuh.

Kista merupakan benjolan di bawah kulit yang berisikan cairan, udara, atau zat padat seperti gigi dan rambut. Benjolan ini bisa tumbuh di bagian tubuh mana pun, yang diakibatkan karena berbagai macam faktor, seperti infeksi, radang, atau keturunan.

Gejala Kista

Gejala utama kista sendiri adalah benjolan yang tumbuh pada bagian tubuh tertentu, dan letaknya tergantung daripada jenis kistanya sendiri. Benjolan bisa tumbuh di wajah, punggung, leher, telapak tangan, dada, kulit kepala, dan telapak kaki.

Ukuran benjolan juga akan sangat bervariasi, dan bisa disertai dengan sejumlah gejala seperti berikut:

  • Kemerahan pada kulit disekitar area kista.
  • Keluar darah, nanah dan berbau tidak sedap dari benjolan.
  • Nyeri
  • Kaku, terutama pada bagian tubuh yang ditumbuhi kista.
  • Mual dan muntah.
  • Demam.
  • Pusing.

Penyebab Kista

Kista bisa terjadi pada pria maupun wanita. Tergantung daripada tipenya, kista bisa terbentuk akibat infeksi, penyumbatan, radang yang terjadi dalam jangka panjang, atau karena penyakit dari keturunan.

Lalu, apa itu penyakit kista dan penyebab terjadinya kista ? Berikut adalah beberapa jenis kista dan penyebab berdasarkan jenisnya:

Kista Baker

Kista Baker  merupakan benjolan yang berisi cairan terbentuk di belakang lutut. Benjolan ini bisa menimbulkan nyeri saat menekuk atau ketika meluruskan tungkai, serta menyebabkan gerakan para penderitanya menjadi sangat terbatas.

Kista celah brankial

Kista celah brankial merupakan penyakit bisa dari bawaan sejak lahir bergejala dengan munculnya benjolan pada salah satu atau kedua sisi leher anak. Benjolan juga bisa tumbuh dibawah tulang selangkan.

Kista epidermoid

Kista jenis ini ditandai benjolan kecil, keras, berwarna kuning kecoklatan, serta berisi cairan kental yangberbau. Benjolan tersebut tumbuh di bawah kulit dengan perlahan dan bersifat jinak. Kista epidermoid bisa tumbuh di kepala, leher, wajah, punggung, dan bisa juga di area kelamin.

Kista ganglion

Kista ganglion merupakan benjolan berisi cairan di sepanjang tendon, dan persendian. Benjolan yang umumnya tumbuh di lengan dan pergelangan tangan, namun bisa juga tumbuh di area kaki dan pergelangan kaki.

Kalazion

Kista kalazion merupakan benjolan di kelopak mata, yang bisa terjadi di kelopak mata atas, kelopak mata bawah, maupun keduanya. Kalazion juga bisa terjadi pada salah satu mata maupun kedua mata.

Mucocele

Mucocele merupakan benjolan berisi cairan yang terbentuk di bibir atau di area sekitar mulut. Pada umumnya, kista tumbuh di bibir bagian bawah, namun bisa juga tumbuh di bagian mana pun di dalam mulut.

Kista ovarium

Kista ovarium adalah benjolan berisi cairan dan terbentuk di dalam ovarium (indung telur). Pada umumnya, kista ovarium tidak akan menimbulkan gejala apapun, bahkan bisa hilang dengan sendirinya tanpa perlu diobati.

Kista payudara

Kista payudara merupakan benjolan berisi cairan, yang bisa berbentuk bulat atau bisa juga lonjong. Wanita bisa memiliki satu kista atau lebih, pada satu atau kedua payudara. Benjolan yang umumnya lunak, namun kadang juga bisa teraba padat.

Kista pilar

Kista pilar  disebabkan karena penumpukan keratin di folikel rambut. Benjolan pada kista pilar yang berbentuk bundar, teraba padat, dengan warna serupa dengan warna kulit. Meskipun bisa tumbuh di bagian tubuh manapun, kista pilar pada umumnya tumbuh di kulit kepala.

Kista pilonidal

Kista pilonidal merupakan benjolan di bagian atas belahan bokong. Benjolan ini umumnya berisi rambut dan kotoran, serta akan menimbulkan nyeri. Bila terinfeksi, kista pilonidal bisa mengeluarkan nanah dan darah, disertai bau yang tidak sedap.

Kista aterom

Kista aterom merupakan benjolan berisi cairan yang ditemukan di wajah, dada, leher, dan punggung. Benjolan tumbuh secara perlahan dan bersifat jinak, tetapi dapat menimbulkan nyeri bila benjolan membesar.

Pengobatan Kista

Kista bisa hilang dengan sendirinya tanpa perlu diobati. Pasien bisa mempercepat proses penyembuhan dengan mengompres kista dengan menggunakan kompres hangat. Jangan mencoba memecahkan kista, karena bisa menyebabkan infeksi.

Bila kista tidak hilang, kunjungi dokter agar mendapatkan penanganan medis yang tepat . Dokter bisa membantu menghilangkan kista dengan beberapa metode sebagai berikut:

  • Menyuntikkan kortikosteroid, guna untuk mengurangi radang di kista.
  • Menusuk kista dengan jarum dan melakukan penyedotan cairan dalam kista.
  • Mengangkat kista melalui operasi, bila aspirasi juga tidak berhasil.

Baca juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *